Senin, 24 Oktober 2011

APLIKASI TEKNOLOGI INFORMASI

Pada masa sekarang ini Aplikasi Teknologi Informasi sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari organisasi, baik organisasi bisnis, nirlaba maupun pemerintahan.
Kemampuan memberdayakannya di organisasi menjadi faktor kunci dalam mencapai keunggulan organisasi




Konsep  sistem informasi
  1. Batch Processing versus On-Line Processing.
  2. Sistem Informasi Fungsional
  3. Integrasi Vertikal dari sistem
  4. Nilai Informasi
Batch Processing Vs On-line Processing
Batch Processing
Organisasi mengumpulkan tumpukan transaksi lalu diolah pada suatu waktu

                Batch processing berasal dari kata batching atau pengelompokkan. misalnya permintaan, pembayaran, dan penjadwalan (timesheet), diakumulasi dalam suatu jangka waktu tertentu dan kemudian diproses dengan menggunakan komputer. Biaya yang diperlukan untuk proses batch processing ini relatif murah
                Proses pengolahan data dengan cara menumpuk pekerjaan dan nantinya akan dikerjakan sekaligus. Batch processing merupakan cara terbaik untuk memanfaatkan waktu komputer. Namun untuk mengembangkan program komputer, cara batch sangat tidak efisien.
Kelemahan : Lamban untuk mengetahui posisi ketersediaan barang.



Online Processing
Metode pengolahan langsung. Disebut juga dengan transaction processing atau continous processing. Proses dilakukan segera dan langsung memutakhirkan file induk.

Salah satu contoh penggunaan online processing adalah transaksi online. Dalam sistem pengolahan online, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk meng-update dengan segera file komputer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia segera untuk permintaan keterangan atau laporan. Sehingga perusahaan akan segera mengetahui (lebih cepat) berapa unit produk yang tersisa di perusahaan jika terjadi transaksi.
Keuntungan : Ketepatan waktu.




Sistem Informasi Fungsional
(Functional Information Systems)
Kerangka kerja menurut fungsi-fungsi dalam
organisasi.
didefinisikan sebagai kumpulan komponen-komponen yang menampilkan pelaksanaan pengolahan data yang sistematis dan formal untuk :
(1)    Keperluan transaksi pengolahan data resmi
(2)    Menyajikan informasi bagi pengambilan keputusan
(3)    Menyajikan laporan, bagi keperluan eksternal.
Misalnya perusahaan mempunyai fungsi-fungsi ; produksi, pemasaran, akuntansi, personalia, dan rekayasa.
Maka sistem informasi-nya adalah ; sistem informasi produksi, sistem informasi pemasaran, sistem informasi akuntansi, dsb.

Sistem Integrasi Vertikal
(Vertical Integration Systems)
Sistem informasi untuk meningkatkan level suatu organisasi
Strategi Sistem Integrasi vertikal bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya produksi dan pemasaran, mengurangi risiko usaha dan pada akhirnya meningkatkan keuntungan.



Nilai Informasi
(Information Value)
Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya

APLIKASI PENDUKUNG MANAJEMEN
1. Sistem Pemrosesan Transaksi
                Transaction Processing System (TPS)
Sistem Pengolahan Transaksi adalah sistem yang menjadi pintu utama dalam pengumpulan dan pengolahan data pada suatu organisasi. Sistem yang ber-interaksi langsung dengan sumber data.
Contoh :
Sistem penerimaan gaji pegawai ; sistem penerimaan gaji terdiri dari beberapa sub sistem yang saling berhubungan, diantaranya : jumlah pendapatan kotor, pendapatan lain-lain, potongan gaji, pajak, penghasilan bersih, dan berbagai macam sub sistem yang diperlukan untuk pengolahan data penerimaan gaji pegawai.
2. Decision Support Systems (DSS)
Adalah suatu sistem yang ditujukan untuk mendukung manajemen pengambilan keputusan.
Tujuan penyusunan DSS adalah meningkatkan efisiensi dan efektivitas serta ketepatan perhitungan nilai kelayakan investasi, sehingga proses pengambilan keputusan dapat berjalan lebih cepat, lebih mudah, dan lebih tepat dengan bantuan penggunaan teknologi komputasi.
3. Group Decision Support Systems (GDSS)
Sistem Pendukung Keputusan kelompok yang berusaha memperbaiki komunikasi di antara para anggota kelompok dengan menyediakan lingkungan yang mendukung dan mendukung para pengambil keputusan dengan menyediakan perangkat lunak GDSS yang disebut groupware.
Konsep GDSS (Group Decision Support System), merupakan sistem berbasis computer yang mendukung kelompok-kelompok orang yang terlibat dalam suatu tugas bersama dan menyediakan interface bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama.
4. Geographic Information Systems (GIS)
Adalah suatu sistem berbasis komputer yang dirancang untuk menggabungkan data, mengatur data dan melakukan analisis data yang akhirnya akan menghasilkan keluaran yang dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan pada masalah yang berhubungan dengan geografi.
GIS seringkali berfungsi sebagai DSS untuk menjalankan tugas-tugas penyeleksian tempat restoran fast food atau penetapan rute pengiriman barang
5. Executive Information Systems (EIS)
atau disebut juga sebagai Executive Support System (ESS) adalah sistem berbasis komputer yang interaktif, yang memungkinkan pihak eksekutif untuk mengakses data dan informasi, sehingga dapat dilakukan pengidentifikasian masalah, pengeksplorasian solusi, dan menjadi dasar dalam proses perencanaan yang sifatnya strategis.

APLIKASI PENDUKUNG FUNGSIONAL
1. Office Automation (Otomatisasi Kantor)
adalah suatu aplikasi perkantoran dan perusahaan yang biasanya dalam satu aplikasi terdapat beberapa sistem.             
Melibatkan seperangkat fungsi yang saling berhubungan dan dapat diintegrasikan dalam sistem tunggal.
Misalnya : E-mail, Word Processing, Pengkopian, Penyimpanan dokumen, dsb.
2. Workstation dan Pengolahan Kata
Workstation adalah suatu tempat / terminal yang digunakan untuk memproses suatu pekerjaan, dalam dunia IT workstation merupakan Komputer (alat) yang digunakan untuk membantu dan mempermudah pekerjaan manusia. 
Software pengolah kata saat ini sudah lazim dipakai dan banyak beredar ; WordpPerfect, Microsoft Word dsb.
3. Sistem Kantor Terintegrasi
Menghubungkan berbagai Workstation secara bersama baik menggunakan LAN (Local Area Network) atau menghubungkannya langsung dengan komputer mini / mainframe.
Dengan sistem kantor terintegrasi akan semakin mempermudah pengguna untuk saling berhubungan dan menggunakan aplikasi teknologi informasi.
4. Otomatisasi Pabrik (Factory Automation)
merupakan teknik yang digunakan oleh industri untuk memperkecil biaya produksi dan meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi.
Terdiri dari :
}  Mesin-mesin yang terkontrol secara numerik (numerically controlled machines) ; menggunakan program komputer untuk mengawasi jalannya mesin.
}  Sistem Perencanaan Kebutuhan Material (material requirements planning) ; input data yang besar untuk menghasilkan jadwal produksi bagi pabrik dan jadwal pembuatan bahan baku yang dibutuhkan 

APLIKASI BERBASIS TEKNOLOGI
1.  Artificial Intelligence (AI) / Kecerdasan Buatan
                Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (Komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia.
                Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas.

2. Virtual Reality (Realitas Maya)
                adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imajinasi.
               
                Menyajikan pengalaman visual dengan mengikutsertakan tambahan informasi dari hasil pengindraan ; suara ataupun speaker  

APLIKASI BERBASIS RANCANG BANGUN
1.  Distributed Systems
                merupakan suatu sistem yang terdiri dari beberapa komputer dan terhubung dalam suatu jaringan dimana semua komputer saling berkontribusi untuk menyelesaikan masalah.
                Misalnya ; kantor pusat, pabrik, toko, gudang, kantor, terhubung dengan jalur komunikasi agar mampu menyokong proses bisnis.

2. Client / Server System
                Sistem pemrosesan data yang didistribusikan antara komputer pusat (Server) dengan sejumlah komputer klien (Client).
                Server mengelola data yang lebih besar sedangkan klien hanya menangani entri dan output yang dibutuhkan.
                Contoh : Pada toko, komputer klien adalah register kas yang terletak di counter penjualan, sedangkan server berada di ruangan administrasi di kantor dan mengelola laporan untuk manajemen toko.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar